Kankemenag Kota Langsa Gelar Pelantikan Pengurus Daerah PGM Indonesia FPMI & Pengukuhan Bunda Inklusi Masa Bakti Priode 2026-2031
RAJANEWS.Xyz | KOTA LANGSA – Kankemenag Kota Langsa menggelar Pelantikan Pengurus Daerah, Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia, Forum Pendidikan Madrasah Inklusi (FPMI) dan Pengukuhan Bunda Inklusi masa bakti Priode, 2026-2031, yang digelar diaula Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIM 2), Jln. A.Yani, No.150, Gampong PB. Tunong, Kecamatan Langsa Baro, Sabtu (07/02/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Penmad) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh, Bunda Inklusi, Ketua FPMI dan PGM Indonesia Provinsi Aceh, serta berbagai unsur penting di bidang pendidikan dan keagamaan lainnya.

Dalam acara tersebut turut hadir Pengurus Wilayah (PW) PGM Indonesia Provinsi Aceh, jajaran Kementerian Agama, para kepala madrasah, guru, serta para tetamu dan undangan lainya.
Pengurus PW PGM Indonesia Provinsi Aceh, Salman D, S.Pd, M.Pd, dalam sambutanya menegaskan, pentingnya peran guru madrasah dalam menjawab tantangan pendidikan masa kini, khususnya dalam penerapan pendidikan inklusi,” ujarnya.

Beliau juga menyampaikan bahwa PGM Indonesia bersama FPMI harus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan hak pendidikan yang setara bagi seluruh peserta didik tanpa diskriminasi.
“Madrasah inklusi adalah wujud nyata nilai keadilan dan kemanusiaan dalam pendidikan.
Guru madrasah harus terus meningkatkan kompetensi dan kepekaan sosial agar setiap anak mendapatkan layanan pendidikan yang layak,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Langsa, H. Fadhli, S.Ag, dalam sambutannya menyampaikan, apresiasi atas terbentuknya kepengurusan PGM Indonesia dan FPMI di Kota Langsa.
Ia juga berharap organisasi tersebut dapat bersinergi dengan Kementerian Agama dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah, khususnya dalam penguatan pendidikan inklusif.

Dalam arahan dan bimbingannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs. H. Azahari, M.Si., menegaskan bahwa pendidikan inklusi sejalan dengan kebijakan Kementerian Agama dalam mewujudkan madrasah yang ramah, adil, dan berkeadaban.
Pengukuhan Bunda Inklusi Kota Langsa menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama untuk mendukung peserta didik berkebutuhan khusus di lingkungan madrasah. Diharapkan, peran Bunda Inklusi mampu menjadi penggerak kolaborasi antara madrasah, orang tua, dan masyarakat.

Ketua Panitia Pelaksana, Muslem, S.Pd.I, menyampaikan, Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini sehingga dapat berjalan dengan sukses dan lancar.
Dengan pelantikan dan pengukuhan tersebut, PGM Indonesia dan FPMI Kota Langsa diharapkan mampu menjadi wadah strategis dalam meningkatkan profesionalisme guru madrasah serta memperkuat implementasi pendidikan inklusif di Kota Langsa,” tandas Muslem, S.Pd.i
Redaksi














