Sanggar Seni Putroe Nurul A’la Meriahkan Pelantikan Pengurus Pusat KOPAZKA

Sanggar Seni Putroe Nurul A’la Meriahkan Pelantikan Pengurus Pusat KOPAZKA

RAJANEWS.Xyz l Kota Langsa – Pelantikan Pengurus Pusat Korps Alumni Zawiyah Cot Kala (PP KOPAZKA) IAIN Langsa Periode 2026–2029 berlangsung semarak dengan penampilan memukau dari Sanggar Seni Putroe Nurul A’la, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) seni di lingkungan IAIN Langsa. Kehadiran para penampil berhasil menghadirkan nuansa budaya Aceh yang kental sekaligus memberikan penghormatan kepada para tamu undangan yang hadir.

Sanggar Seni Putroe Nurul A’la merupakan salah satu UKM resmi di IAIN Langsa yang berperan dalam pelestarian seni dan budaya daerah.

Acara diawali dengan penampilan Tari Peumulia Jamee, tarian tradisional Aceh yang melambangkan penghormatan dan penyambutan kepada tamu. Gerakan yang anggun dan harmonis dipadukan dengan iringan musik tradisional menciptakan suasana khidmat sekaligus hangat sejak awal kegiatan.

Tidak hanya itu, Sanggar Seni Putroe Nurul A’la juga mempersembahkan beberapa lagu daerah Aceh, di antaranya Saleum dari Grup Nyawoung dan Lagu Seulanga dari Rafly Kande, yang dibawakan dengan penuh penghayatan.

Alunan lagu-lagu tersebut semakin memperkuat identitas budaya Aceh dalam rangkaian pelantikan, sekaligus menghibur para tamu undangan, alumni, sivitas akademika, dan seluruh peserta yang hadir.

Penampilan seni budaya ini menjadi salah satu daya tarik dalam pelaksanaan pelantikan PP KOPAZKA IAIN Langsa. Selain menambah kemeriahan acara, pementasan tersebut juga menjadi wujud komitmen kampus dalam melestarikan seni dan budaya Aceh melalui kreativitas mahasiswa.

Ketua Umum PP KOPAZKA, Tajul Munir, M.Ag, mengapresiasi penampilan Sanggar Seni Putroe Nurul A’la yang telah menyemarakkan pelantikan melalui Tari Peumulia Jamee serta lagu-lagu Aceh. Menurutnya, pelantikan ini bukan hanya momentum regenerasi kepengurusan, tetapi juga ajang mempererat silaturahmi alumni dan sivitas akademika. “Kehadiran Sanggar Seni Putroe Nurul A’la memberikan warna tersendiri dan semakin menegaskan pentingnya melestarikan nilai-nilai budaya Aceh dalam setiap kegiatan KOPAZKA,” ujarnya.

Redaksi

Penulis: Said Yan Rizal"Editor: RAJANEWS.Xyz"
error: Content is protected !!