Azli Ritonga : PD KAMMI MEDAN APRESIASI KINERJA KAPOLRESTABES MEDAN, KOMITMEN BERANTAS KEJAHATAN DAN PERKUAT PELAYANAN PUBLIK
RAJANEWS.Xyz l MEDAN — Pimpinan Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PD KAMMI) Kota Medan menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., bersama jajaran Polrestabes Medan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Medan, Kamis (01/10/2026).
Ketua Umum PD KAMMI Medan, Muhammad Azli Ritonga, mengatakan bahwa sejumlah kebijakan dan langkah yang dilakukan Polrestabes Medan menunjukkan adanya upaya memperkuat respons kepolisian terhadap persoalan yang langsung dirasakan masyarakat, khususnya kejahatan jalanan, narkoba, perjudian, serta peningkatan pelayanan kepada warga.
“Kami dari PD KAMMI Medan melihat ada sejumlah langkah konkret yang dilakukan Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak bersama jajarannya. Kami mengapresiasi upaya tersebut karena keamanan masyarakat memang harus menjadi perhatian utama,” ujar Muhammad Azli Ritonga.
Menurut Azli, salah satu langkah yang patut mendapat perhatian adalah pembentukan Tim JCS (Jaga, Cegah, Sigap) sebagai tim taktis dalam menangani kejahatan jalanan.
Dalam kurun 36 hari, Polrestabes Medan melalui tim JCS dan jajaran dilaporkan berhasil mengungkap 123 kasus kejahatan jalanan dengan 145 tersangka serta menemukan 8 gudang penampungan kendaraan yang diduga berkaitan dengan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor.
“Program JCS menunjukkan bahwa penanganan kejahatan jalanan membutuhkan respons yang cepat, terukur dan terorganisir. Ini merupakan salah satu inovasi yang menurut kami perlu dipertahankan dan terus dievaluasi agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” kata Azli.
Selain persoalan kejahatan jalanan, PD KAMMI Medan juga memberikan perhatian terhadap langkah Polrestabes Medan dalam pemberantasan narkoba dan perjudian.
Salah satu kawasan yang menjadi perhatian adalah Jermal. Polrestabes Medan melakukan penindakan terhadap kawasan yang sebelumnya dikenal sebagai titik rawan narkoba dan kemudian mendorong keberlanjutan kondisi keamanan setelah penindakan. Dalam kunjungan lapangan pada Juni 2026, Tim Sekretariat Militer Presiden RI dan SSDM Polri juga meninjau kawasan tersebut serta mendengarkan langsung aspirasi masyarakat.
Azli menilai pemberantasan narkoba harus dilakukan secara konsisten karena persoalan tersebut tidak hanya menyangkut penegakan hukum, tetapi juga masa depan generasi muda.
“Narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi muda. Karena itu, kami mengapresiasi langkah Polrestabes Medan yang terus melakukan penindakan terhadap jaringan narkotika. Namun, penindakan harus dibarengi dengan pencegahan, edukasi dan pemberdayaan masyarakat agar persoalan narkoba tidak kembali muncul di kawasan yang telah ditertibkan,” tegasnya.
PD KAMMI Medan juga menilai program “Berkantor di Polsek” sebagai salah satu pendekatan yang positif. Program tersebut dilakukan dengan turun langsung ke tingkat Polsek untuk melihat kondisi personel, mendengarkan persoalan di lapangan serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
“Kami melihat pendekatan turun langsung ke Polsek merupakan langkah yang baik. Pimpinan kepolisian perlu mengetahui persoalan yang dihadapi anggota dan masyarakat secara langsung, bukan hanya melalui laporan administratif,” ujar Azli.
Selain itu, PD KAMMI Medan menilai komunikasi antara kepolisian dan masyarakat perlu terus diperkuat melalui ruang dialog seperti Curhat Warga maupun berbagai kegiatan yang melibatkan elemen masyarakat.
Menurut Azli, keberhasilan menjaga keamanan tidak hanya ditentukan oleh tindakan kepolisian, tetapi juga oleh hubungan yang sehat antara aparat, masyarakat, mahasiswa, pemuda, tokoh agama dan berbagai elemen sosial lainnya.
“Kamtibmas merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, kami berharap komunikasi antara Polrestabes Medan dengan masyarakat sipil, termasuk mahasiswa dan organisasi kepemudaan, terus dibangun secara terbuka dan konstruktif,” katanya.
PD KAMMI Medan juga mengapresiasi respons cepat jajaran Polrestabes Medan ketika menghadapi situasi darurat di lapangan. Salah satunya terlihat dalam penanganan kecelakaan beruntun di Jalan Jamin Ginting, Sibolangit, pada Juli 2026, ketika Kapolrestabes Medan turun langsung memimpin proses evakuasi dan koordinasi pembukaan kembali jalur Medan–Berastagi.
Muhammad Azli Ritonga menegaskan bahwa apresiasi tersebut merupakan bentuk penghargaan terhadap kinerja dan kebijakan yang telah dilakukan, sekaligus menjadi dorongan agar Polrestabes Medan terus meningkatkan kualitas pelayanan.
“Kami mengapresiasi seluruh jajaran Polrestabes Medan atas kerja keras dalam menjaga keamanan Kota Medan. Namun, apresiasi ini juga kami sertai dengan harapan agar kinerja tersebut terus ditingkatkan, pelayanan publik semakin mudah, respons terhadap laporan masyarakat semakin cepat, dan penegakan hukum dilakukan secara profesional, transparan serta berkeadilan,” tuturnya.
Azli mengatakan PD KAMMI Medan siap menjadi bagian dari masyarakat sipil yang ikut menjaga kondusivitas Kota Medan.
“Kami berharap Polrestabes Medan di bawah kepemimpinan Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak terus menghadirkan inovasi yang berpihak pada rasa aman masyarakat. Polisi harus hadir bukan hanya ketika terjadi persoalan, tetapi juga hadir dalam pencegahan dan membangun kepercayaan masyarakat,” pungkas Ketua Umum PD KAMMI Medan tersebut.
Redaksi













