Aktivis LSM Bungoeng Lam Jaroe Pertanyakan Pembangunan PUSTU di Kp. Teluk Halban, Kec.Bendahara, Kab Aceh Tamiang
RAJANEWS.Xyz | ACEH TAMIANG -Aktivis LSM Bungong Lam JAROE Pertanyakan terkait mengenai pembangunan Pustu di Kp Teluk Halban, Kecamatan Bendahara, Kabupaten, Aceh Tamiang hanya tersisa 15 hari finising namun hanya setinggi 2 meter batu bata, kepada PPTK tentang peran aktif pengurus dan Adendum (Perjanjian Perbaikan), Selasa (10/02/2026).
“Perlu untuk di ketahui, proyek tersebut menggunakan anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) dengan nilai sekitar Rp.400.007000 dengan pekerja, CV Menara Design, CV Kokoh Prima dan CV Alzabar Engineering Counsultant,” ujarnya.

Tentu anggaran segitu tidak sedikit jumlahnya di karenakan dana tersebut bukan termasuk pembelian tanah melainkan hanyalah pembangunan semata.
Yang disayangkan pekerjaan tersebut pada tanggal 8 September 2025 dan masa finising nya pada tanggal 10 Desember 2025 namun pada tanggal 26 November 2025 terjadi bencana banjir bandang sehingga aktivitas di dalam pembangunan terhambat.
Perlulah untuk di ketahui pada tanggal, 8 Sepetember 2025 sampai dengan 26 November 2025 itu sudah terjadi masa kerja 79 hari dan sisa waktu 15 hari lagi dalam finising namun bangunan Pustu hanya setinggi 2 meter batu bata berdiri.
(Dokumen bisa dilihat di dalam photo).

Terkait hal ini Aktivis LSM Bungoeng Lam Jaroe Zulfadli, S. Sos.I. MM angkat bicara,” Beliau melihat terkesan pengawas dan PPTK tidak berfungsi dengan baik sehingga merugikan dari segi materi dan waktu saya harap Bupati Aceh Tamiang segera mengambil sikap terkait hal ini karena sudah merugikan efisensi waktu dan keuangan pemerintah,” Ucap Zulfadli,
Lanjutnya lagi menambahkan beliau berharap juga kepada Aparat Penegak Hukum (APH), terkait hal ini jangan tutup mata karena permasalahan ini haruslah diberikan sangsi yang sepantasnya,” tandas Zulfadli melalui media ini.
Redaksi














