News  

Anggaran Sudah Cair, Menteri Keuangan Pertanyakan Lambannya Belanja Pemulihan di Aceh

Anggaran Sudah Cair, Menteri Keuangan Pertanyakan Lambannya Belanja Pemulihan di Aceh

RAJANEWS.Xyz | BANDA ACEH — Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, heran dengan lambannya penyerapan anggaran pemulihan pascabencana oleh pemerintah daerah di Aceh. Padahal, dana kebencanaan telah tersedia dan kondisi likuiditas daerah dinilai aman, tetapi realisasi belanja justru tersendat karena keraguan aparatur daerah dalam mengeksekusi anggaran.

“Sebenarnya tidak ada masalah. Dana kebencanaan sudah ditransfer ke masing-masing daerah dan seharusnya segera dibelanjakan,” kata Purbaya saat menghadiri Rapat Koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Pascabencana DPR RI bersama Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Pemerintah di Banda Aceh, seperti dikutip AJNN dari Channel YouTube TV Parlemen.

Ia mencontohkan kondisi Kabupaten Aceh Tamiang yang disebut tidak mengalami kendala keuangan. Menurut dia, pemerintah pusat telah mentransfer dana sebesar Rp47 miliar ke daerah tersebut.

Selain itu, saldo kas di rekening pemerintah daerah mencapai Rp.132 miliar, sehingga total dana yang tersedia sekitar Rp.160 miliar.

“Dari situ Aceh Tamiang sebenarnya tidak ada kendala uang. Saya tidak tahu kenapa mereka tidak berani belanja. Kalau begitu, suruh belanja saja dananya. Mau dikumpulkan bunganya? Nanti ada yang memeriksa,” ujarnya dengan nada menyentil.

Purbaya menegaskan, tidak ada alasan bagi pemerintah daerah untuk menahan anggaran pemulihan. Dana tersebut harus segera dibelanjakan dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana.

“Artinya, tidak ada kendala keuangan. Jangan sampai anggaran hanya disimpan. Silakan dibelanjakan dan digunakan sesuai kebutuhan pemulihan,” tandasnya. (*)

Author: Rizco nugraha

Penulis: Said Yan Rizal"Editor: "RAJANEWS.XYZ"