News  

Bupati Aceh Utara Tanda Tangani SK Bantuan 4.043 Korban Banjir, Jadup, Bantuan Isi Rumah dan Penguatan Ekonomi

Bupati Aceh Utara Tanda Tangani SK Bantuan 4.043 Korban Banjir, Jadup, Bantuan Isi Rumah dan Penguatan Ekonomi

RAJANEWS.Xyz | ACEH UTARA – Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil atau yang akrab disapa Ayahwa, resmi menandatangani Surat Keputusan (SK) penetapan calon penerima bantuan stimulan bagi penyintas banjir.

Sebanyak 4.043 warga dari sejumlah kecamatan tercatat akan menerima bantuan tahap kedua ini.

Bantuan tersebut mencakup jaminan hidup (jadup), stimulan rumah rusak, bantuan isi rumah, hingga penguatan ekonomi. Surat usulan pun telah dikirimkan kepada Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf (Gus Iful), untuk proses pencairan dana.

“Untuk gelombang kedua ini kita akan cairkan 4.043 jiwa jadup. Bantuan jadup sebesar Rp.15.000 per jiwa per hari selama 90 hari,” terang Ayahwa Senin (30/03/2026).

Rincian Bantuan Isi Rumah dan Penguatan Ekonomi

Selain jaminan hidup, pemerintah daerah juga mengalokasikan bantuan isi rumah sebesar Rp.3 juta per kepala keluarga (KK) serta dana penguatan ekonomi senilai Rp.5 juta per KK.

Terkait bantuan stimulan rumah, dari total 4.043 penerima, tercatat rincian kerusakan meliputi 1.492 unit rusak ringan, 1.685 unit rusak sedang, dan 866 unit kategori rusak berat. SK penetapan ini juga telah ditandatangani oleh unsur Muspida plus, mulai dari Kapolres, Dandim, hingga Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Utara.

“Insya Allah sebentar lagi sudah kita cairkan tahap dua. Saya ingatkan, ini baru tahap dua dan akan ada tahap berikutnya. Kepala desa tolong lengkapi terus datanya agar bisa diproses secepat mungkin,” tambahnya.

Mekanisme Penyaluran Melalui PT Pos dan BSI

Kepala Dinas Sosial Aceh Utara, Fakhrurradhi, membenarkan bahwa seluruh berkas permohonan telah berada di Kementerian Sosial RI dan sedang dalam proses birokrasi.

Ia berharap dana tersebut segera turun dalam waktu dekat untuk membantu para penyintas. Adapun mekanisme penyaluran dana jadup, isi rumah, dan penguatan ekonomi akan dilakukan melalui kantor PT Pos Indonesia.

Sementara itu, untuk dana stimulan perbaikan rumah akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing penyintas di Bank Syariah Indonesia (BSI).

Sebelumnya, pemerintah telah mencairkan dana tahap pertama pada 17 Maret 2026 senilai Rp.3,1 miliar untuk 2.313 jiwa penyintas banjir di Kecamatan Sawang.

Redaksi

Penulis: Said Yan Rizal"Editor: "RAJANEWS.XYZ"

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!