Kabar Gembira, TVRI Gratiskan Warkop Aceh Nobar Piala Dunia 2026
RAJANEWS.Xyz | Kota Langsa – TVRI melalui Stasiun Aceh resmi mengumumkan bahwa kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia 2026 digratiskan tanpa biaya lisensi.
Langkah ini diambil setelah pihak TVRI mempertimbangkan kondisi ekonomi dan kemampuan para pelaku usaha lokal. Keputusan ini tentu menjadi angin segar yang disambut antusias oleh para pemilik warkop yang selama ini khawatir dengan bayang-bayang denda atau biaya lisensi yang mahal.
Plt Kepala TVRI Stasiun Aceh, Yusril, menegaskan keputusan pusat ini diambil setelah mencermati dinamika di lapangan, khususnya terkait kemampuan pembayaran lisensi oleh pelaku usaha dan kondisi riil warkop saat ini.
“Seluruh warkop khusus di Aceh, telah kita gratiskan untuk nonton bareng, harapan kami para pengusaha warkop ini dapat menjaga ketertiban dan ketentraman, serta kenyamanan,” ucap Yusril usai melakukan pertemuan hangat dengan Asosiasi Warkop se-Kota Banda Aceh di ruang rapat TVRI Aceh, Keutapang, Selasa (09/06/2026).
Meski tidak dipungut biaya sepeser pun, para pemilik warkop tidak boleh langsung menggelar layar tancap begitu saja. Ada beberapa prosedur mudah yang wajib dipenuhi demi legalitas acara:
– Wajib Registrasi (Gunakan Barcode):
Setiap penyelenggara Nobar wajib mendaftarkan lisensinya ke TVRI sebelum gelaran dimulai. Caranya sangat praktis, cukup memindai barcode yang nantinya akan sering ditampilkan di layar kaca TVRI atau media sosial resmi TVRI Aceh.
– Bantu Promosi di Media Sosial:
Warkop yang menggelar Nobar diminta aktif mempublikasikan dan mempromosikan kegiatan mereka melalui akun media sosial masing-masing.
– Pasang Atribut Resmi:
Pemilik warkop diwajibkan memasang umbul-umbul, spanduk, atau media promosi lainnya. Tenang, desainnya tidak perlu pusing dibuat sendiri karena harus sesuai dengan template resmi dari TVRI.
Untuk mendapatkan materi promosi dan template resmi tersebut, Anda hanya perlu berkoordinasi langsung dengan Direktorat Pengembangan dan Usaha TVRI melalui email resmi mereka di pengembangandanusaha@tvri.go.id.
Menurut Yusril, kolaborasi ini adalah bentuk simbiosis mutualisme yang manis antara lembaga penyiaran publik dan masyarakat.
“Hal tersebut merupakan bagian dari dukungan promosi bersama, guna meningkatkan antusiasme dan partisipasi masyarakat terhadap penyelenggaraan Piala Dunia 2026,” tandas Yusril menutup keterangannya. (*)
Author: Rizco Nugraha
Redaksi













