Kapolres Aceh Timur Perketat Disiplin Personel, Tes Urine Digelar, Cegah Judol dan Pinjol

Kapolres Aceh Timur Perketat Disiplin Personel, Tes Urine Digelar, Cegah Judol dan Pinjol

RAJANEWS.Xyz l ACEH TIMUR – Kepercayaan publik terhadap Kepolisian tidak hanya dibangun melalui keberhasilan mengungkap perkara atau menjaga keamanan, tetapi juga bertumpu pada kedisiplinan dan integritas setiap anggotanya. Atas dasar itulah Kapolres Aceh Timur, Polda Aceh, AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K., memimpin langsung kegiatan penegakan ketertiban dan disiplin (Gaktibplin) yang dirangkai dengan tes urine terhadap personel Polres Aceh Timur dan jajaran polsek, Rabu (22/07/2026).

Seusai memimpin apel pagi di Lapangan Apel Sarja Arya Racana, Kapolres Aceh Timur didampingi Wakapolres Kompol H. Abdul Muin, S.H., M.M., Kasi Propam Iptu Darliswan, serta para pejabat utama melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap personel. Pemeriksaan meliputi kelengkapan administrasi, seperti kartu tanda penduduk (KTP), surat izin mengemudi (SIM), kartu tanda anggota (KTA), sikap tampang, hingga telepon seluler tidak luput dari pemeriksaan sebagai langkah antisipasi terhadap keterlibatan dalam praktik judi online maupun pinjaman online.

Pemeriksaan kemudian dilanjutkan dengan tes urine terhadap 50 personel yang dipilih secara acak di Aula Bhara Daksa. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pengawasan internal untuk memastikan setiap anggota bebas dari penyalahgunaan narkotika.

AKBP Irwan menegaskan, penegakan disiplin di lingkungan Polri bukan sekadar agenda rutin, melainkan mekanisme pengawasan yang harus berjalan konsisten untuk menjaga kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat.

“Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama Polri dalam menjalankan tugas. Kepercayaan itu tidak lahir begitu saja, melainkan dibangun melalui sikap disiplin, integritas, dan keteladanan setiap personel. Karena itu, pengawasan terhadap anggota harus dilakukan secara berkelanjutan agar budaya profesionalisme benar-benar tumbuh dalam organisasi, bukan hanya menjadi slogan,” ujar Kapolres.

Menurut Kapolres, tes urine secara acak juga merupakan langkah preventif untuk memastikan seluruh personel tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba. Pengawasan internal, kata dia, harus diterapkan secara objektif tanpa memandang jabatan maupun fungsi.

“Tidak ada toleransi terhadap penyalahgunaan narkoba. Setiap personel harus mampu menjaga dirinya karena mereka adalah wajah institusi di tengah masyarakat. Organisasi yang kuat dibangun oleh anggota yang sehat, berintegritas, dan mampu mempertanggungjawabkan setiap tindakan dalam pelaksanaan tugas,” katanya.

Dari hasil tes urine yang dilakukan terhadap 50 personel, tidak ditemukan personel yang terindikasi mengkonsumsi narkoba.

Melalui pelaksanaan Gaktibplin dan tes urine tersebut, Polres Aceh Timur menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya disiplin, kepatuhan terhadap aturan, serta integritas personel sebagai fondasi utama dalam memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan dipercaya masyarakat.

Redaksi

Penulis: Said Yan Rizal"Editor: RAJANEWS.Xyz"
error: Content is protected !!