Sejumlah Warga Kota Langsa Pasca Bencana Banjir Melanda, Keluhkan Akses Layanan Perbankan BSI Mesin ATM Tidak Aktif
RAJANEWS.Xyz | Kota Langsa –
Sejumlah warga mengeluhkan tidak berfungsinya mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BSI di beberapa titik strategis kota dalam dua pekan terakhir. Kondisi ini dinilai menyulitkan masyarakat, memperparah keadaan dan mengganggu percepatan pemulihan perekonomian masyarakat pasca bencana banjir, (26 s/d 28 November 2025) bulan yang lalu.
Dari Pantauan awak media ini di lapangan, Kamis (18/12/2025), menunjukkan dibeberapa Kantor Cabang BSI di Kota Langsa antara lain Kantor Cabang BSI Langsa, KCP BSI Jln. A. Yani, KCP Langsa Kota, mesin ATM nya tidak dapat digunakan untuk penarikan maupun transaksi lainya.
“Masak BSI tidak punya genset untuk aktifkan Mesin ATM,” ujar Linda (37), seorang warga yang sedang antri di salah satunya ATM yang aktif pada pacsa bencana banjir yang meluluh lantakan Kota Langsa. Ia mengaku harus mengantri berjam-jam untuk tarik uang tunai.
“Udahlah kita susah kena banjir bukannya di mudahkan, malah dibuat tambah repot mau tarek duit buat kebutuhan belanja kebutuhan sembako”.
“Itu kios kecil aja kita bisa tarik duit, bisa dia usahakan genset supaya aktif Link BSInya,” keluhnya menambahkan.
Keluhan serupa disampaikan rekan sesama wartawan Kota Langsa SYR (58)) yang ingin mengecek apakah dana bantuan untuk pelajar Kartu Indonesia Pintar (KIP) milik anaknya sudah masuk ke rekening BSI milik anaknya.
“Tutup semua Kantor BSI, tidak bisa kita cek, udah 2 minggu lebih pasca banjir masih juga tutup. Padahal anakku butuh sekali uang itu minimal bisa membantu meringankan beban keluarga dalam keadaan darurat ini” ujarnya.
Pihak BSI setempat menjelaskan bahwa tidak aktifnya mesin ATM disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari padamnya listrik dan pihak vendor yang terkendala mengisi uang tunai kedalam mesin ATM. Demikian penjelasan singkat dari pihak BSI yang enggan menyebutkan namanya.
Namun warga masyarakat berharap pihak bank lebih pro aktif mencari soĺusi untuk pelayanan maksimal kepada nasabah. Jangan hanya bisa berinovasi melahirkan produk-produk perbankkan yang dijual kepada masyarakat tapi ditengah bencana seperti sekarang ini pihaķ BSI Kota Langsa diduga tidak peduli dan tidak mampu memberikan pelayan terbaik untuk nasabah.
RIO














