News  

Taman Nasional atau Kebun Sawit? 85% Hutan Tesso Nilo Hilang, Warga Direlokasi

Taman Nasional atau Kebun Sawit? 85% Hutan Tesso Nilo Hilang, Warga Direlokasi

RAJANEWS.Xyz | RIAU – Hutan lindung yang seharusnya jadi benteng gajah Sumatra dan ratusan satwa lain, terus menyusut akibat perkebunan sawit, permukiman, hingga lahan terbangun.

Oleh karena itu satu desa seluas 633 Hektar akhirnya kembali ke negara, satu desa tersebut yakni Desa Bagan Limau di Kabupaten Pelalawan, terdiri dari Lahan perkebunan kelapa sawit dan rumah dari 227 KK yang selama ini mendiami kawasan Taman Nasional Tesso Nilo. Ribuan Pohon Sawit akhirnya ditumbangkan dan rumah-rumah warga juga dihancurkan demi mengembalikan fungsi Hutan sebagai rumah bagi flora dan fauna.

Penumbangan ribuan Pohon Kelapa Sawit ini disaksikan langsung oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Plt Gubernur Riau Sofyan Franyata Hariyanto sebagai komitmen jangka panjang.

Kementerian Kehutanan mengalokasikan 74.000 bibit pohon untuk seluruh kawasan TN Tesso Nilo yang akan dipulihkan kondisinya. Adapun 74.000 bibit pohon tersebüt terdiri dari 30.000 batang mahoni, 15.000 batang Trembesi, 15.000 batang Sengon, 9.000 batang Jengkol, dan 5.000 batang Kaliandara yang memang menjadi tanaman hutan di Riau selama ini.

Tentunya perjalanan menyelamatkan TNTN masih panjang karena masih banyak oknum oknum warga yang menolak untuk direlokasi dari Taman Nasional. Namun suara masyarakat Indonesia tetap diperluakan untuk selalu berseteru agar pemerintah tidak kendor dalam menyelamatkan TNTN. Karena berdasarkan kajian PKH, jika tidak ada upaya penyelamatan, maka usia TNTN hanya akan paling lama sampai tahun 2027 saja.

Taman Nasional Tesso Nilo yang merupakan paru-paru dunia kini sudah sangat memprihatinkan, dari total luas awal 81.739 ha, kini hanya tersisa sekitar 20 ribu ha yang masih berbentuk hutan, yang terdiri dari 6.720 ha hutan primer, 5,499 ha hutan sekunder, dan 7.074 ha semak belukar.(*)

Author: Rizco Nugraha

Penulis: Said Yan Rizal"Editor: "RAJANEWS.XYZ"

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!