Pemerintah Kota Langsa Gelar Gerakan Pangan Murah, Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadhan
Pemerintah Kota Langsa GelarRAJANEWS.Xyz | Kota Langsa –Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026, Pemerintah Kota (Pemko) Langsa bergerak cepat menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok melalui Gerakan Pangan Murah (GMP) yang digelar mulai Sabtu (14/02/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Merdeka Kota Langsa ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari, memadati lokasi untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Tak hanya itu, pada hari dan tempat yang sama, Pemerintah Aceh melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kota Langsa juga menggelar Pasar Murah. Program ini merupakan bagian dari pelaksanaan serentak di 69 titik pada 23 kabupaten/kota se-Aceh.
Walikota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, melalui Kepala DPPKP, Ernie Yanti, menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan langkah strategis untuk menekan inflasi dan mengantisipasi potensi kerawanan pangan, terlebih pasca bencana hidrometeorologi yang terjadi pada November lalu.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menyambut Ramadhan dengan tenang, tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga kebutuhan pokok. Ini adalah bentuk kepedulian dan komitmen pemerintah untuk selalu hadir membantu masyarakat,” ujarnya.
Selama empat hari pelaksanaan, 14–17 Februari 2026 di Lapangan Merdeka Kota Langsa, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dan barang penting (bapokting) dengan harga subsidi, di antaranya:
• Telur ayam (Size Besar) Rp.43.000
• Tomat Rp.12.000
• Cabai rawit Rp.34.000
• Cabai hijau Rp.18.000
• Cabai merah Rp.30.000
• Bawang merah Rp.26.000
• Bawang putih Rp.26.000
Sementara itu, Plt. Kepala Disperindagkop UKM Kota Langsa, Harris Gusnally, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menekan lonjakan harga yang lazim terjadi menjelang Ramadhan.

“Hari pertama dipusatkan di Lapangan Merdeka Kota Langsa, kemudian dilanjutkan di Pasar Langsa Lama, Gampong Pondok Pabrik, Kecamatan Langsa Lama, serta Pasar Langsa Baro, Gampong Lengkong, Kecamatan Langsa Baro,” terangnya.
Sinergi antara Pemko Langsa dan Pemerintah Aceh ini menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan pangan daerah, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan distribusi bahan pokok tetap lancar dan merata.

Dalam Pasar Murah yang digelar Disperindagkop UKM Kota Langsa, sejumlah komoditas utama juga dijual di bawah harga pasaran, yakni:
• Beras premium 10 kilogram Rp110.000
• Minyak goreng 2 liter Rp.33.000
• Gula pasir 1 kilogram Rp.13.600
• Telur ayam per papan Rp.38.500
Kemudian, pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung, agar manfaat program ini dapat dirasakan secara luas oleh seluruh lapisan masyarakat.
Dengan hadirnya Gerakan Pangan Murah dan Pasar Murah ini, masyarakat Kota Langsa diharapkan dapat menyambut Ramadhan dengan rasa aman, nyaman, dan penuh keberkahan.
Redaksi














