Dari Gampong Hingga Dayah, Dandim 0104/Atim Gaungkan Semangat Generasi Muda Mengabdi Melalui TNI-AD

Dari Gampong Hingga Dayah, Dandim 0104/Atim Gaungkan Semangat Generasi Muda Mengabdi Melalui TNI-AD

RAJANEWS.Xyz l Kota Langsa – Membuka ruang pengabdian bagi generasi muda sekaligus memperkuat kemitraan dengan seluruh elemen masyarakat, Komandan Kodim (Dandim) 0104/Aceh Timur Letkol Inf Fiska Bagus Tri Sunaryanto, S.I.P., terus menggelorakan semangat generasi muda untuk menjadi bagian dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).

Semangat tersebut diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi dan sosialisasi penerimaan calon prajurit TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2027 bersama unsur Muspika dan para Geuchik se-Kecamatan Langsa Lama dan Langsa Timur, yang berlangsung di Cafe Gajah Kupi, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Gampong Paya Bujok Tunong, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Rabu (4/11/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 100 peserta.

Turut hadir Kasdim 0104/Atim Mayor Inf Hanafi, para Perwira Staf Kodim 0104/Atim, Danramil 23/Lgst Kapten Inf Andri Hariono, Kapolsek Langsa Timur Iptu Hendra Kurniawan, S.H., Camat Langsa Lama Yundi Mauliza, S.STP., M.M., Camat Langsa Timur Yunita Silvia, S.STP., M.M., para Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta para Geuchik dari kedua kecamatan.

Dalam sambutannya, Dandim menegaskan bahwa silaturahmi bukan sekadar mempererat hubungan antarlembaga, melainkan menjadi sarana membangun komunikasi, memperkuat koordinasi, dan menumbuhkan kebersamaan dalam menjaga keamanan serta kondusivitas wilayah.

Menurutnya, keberhasilan menjaga stabilitas wilayah membutuhkan keterlibatan dan kepedulian seluruh komponen masyarakat. Dalam hal ini, para Geuchik memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pemerintahan di tingkat gampong, termasuk mendukung program pembinaan teritorial TNI AD dan menyampaikan berbagai informasi positif kepada masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Dandim secara khusus mengajak para Geuchik untuk menjadi jembatan informasi dalam menyosialisasikan penerimaan prajurit TNI AD TA 2027, sehingga kesempatan mengabdi kepada bangsa dan negara dapat diketahui secara luas oleh generasi muda hingga pelosok gampong.

“Kami mengajak para Geuchik untuk turut mendorong dan memberikan informasi kepada putra-putri terbaik di wilayahnya yang memiliki cita-cita mengabdi kepada bangsa dan negara melalui TNI Angkatan Darat. Persiapkan diri sejak dini, baik dari segi fisik, kesehatan, mental maupun kemampuan akademik,” ungkap Dandim.

Dandim juga menekankan bahwa penerimaan calon prajurit TNI AD dilaksanakan secara GRATIS atau tidak dipungut biaya, dengan mengedepankan prinsip transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas. Kelulusan sepenuhnya ditentukan berdasarkan kemampuan, kualitas, serta hasil penilaian masing-masing peserta sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh pihak-pihak yang mengaku dapat meluluskan calon prajurit dengan meminta sejumlah uang atau imbalan tertentu. Bagi generasi muda yang berminat, Dandim mempersilakan untuk berkonsultasi langsung dengan Koramil maupun Babinsa setempat guna mendapatkan informasi resmi dan arahan persiapan seleksi tanpa dipungut biaya.

DARI DAYAH UNTUK BANGSA, SANTRI PUNYA KESEMPATAN MENGABDI

Semangat pengabdian tidak hanya digaungkan dari lingkungan pemerintahan gampong, tetapi juga menyentuh dunia pendidikan keagamaan. Dari lingkungan dayah yang mendidik generasi muda dengan ilmu agama, membentuk akhlak mulia, serta menanamkan nilai kedisiplinan, diharapkan lahir calon-calon prajurit yang tangguh, berkarakter, dan memiliki jiwa patriotisme.

Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masa depan generasi muda, sosialisasi penerimaan calon prajurit TNI AD juga menyasar Dayah Futuhul Mu’arif Al-Aziziyah di Desa Seuriget, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa.

Dalam kegiatan tersebut, para santri diberikan pemahaman mengenai peluang pengabdian melalui penerimaan prajurit TNI AD, baik melalui jalur Tamtama maupun Bintara Gelombang I TA 2027. Sosialisasi ini sekaligus membuka wawasan bahwa latar belakang pendidikan dan lingkungan pembinaan yang berbeda bukanlah penghalang untuk memiliki cita-cita menjadi prajurit TNI AD, selama memenuhi persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen TNI AD untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat, memberikan informasi yang benar, serta membuka kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri terbaik bangsa, termasuk kalangan santri, untuk turut mengambil bagian dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Melalui kegiatan tersebut, Dandim 0104/Aceh Timur berharap sinergi antara TNI, pemerintah kecamatan, pemerintahan gampong, dan lembaga pendidikan keagamaan semakin kuat dalam membina generasi muda yang disiplin, berintegritas, berwawasan kebangsaan, serta memiliki semangat pengabdian.

Dari gampong hingga dayah, dari generasi muda hingga para santri, kesempatan mengabdi untuk negeri terbuka bagi siapa saja yang memiliki tekad, kemampuan, dan semangat juang. Sebab, menjadi prajurit TNI AD bukan sekadar pilihan profesi, melainkan panggilan jiwa untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.

Redaksi

Penulis: Said Yan Rizal"Editor: RAJANEWS.Xyz"
error: Content is protected !!