Anggota DPD-RI Azhari Cage Pulangkan Warga Aceh Korban TPPO di Kamboja
RAJANEWS.Xyz l BANDA ACEH – Anggota DPD RI asal Aceh, Azhari Cage membantu memulangkan warga asal Kota Langsa, Aceh Sukardi yang menjadi korban dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja.
“Sukardi menjadi korban scammer sudah delapan bulan di Kamboja dan bekerja selama empat bulan tanpa dibayar hingga akhirnya melarikan diri menjumpai KBRI Phnom Penh,” kata Azhari Cage.
Sebelumnya, Sukardi berangkat dari Langsa sejak Desember 2025. Awalnya pemberi kerja menjanjikan pekerjaan pangkas rambut di Selangor, tapi malah diterbangkan menuju Phnom Phen, Kamboja dan dipekerjakan sebagai scammer (penipu).
Ia mengatakan, setelah berhasil melarikan diri Sukardi kemudian diamankan dan ditampung oleh KBRI Phnom Penh sejak Mei 2026, sembari menunggu proses pemulangan.
“Saya dihubungi oleh saudara Sukardi untuk meminta bantu agar dipulangkan ke Aceh dari Kamboja,” ujarnya.
Setelah menerima laporan, dirinya mengkonfirmasi staf KBRI Kamboja Dadang Hidayat guna memastikan apakah benar ada warga Langsa yang bernama Sukardi yang lagi ditampung di penampungan KBRI.
“Setelah Pak Dadang cek, ternyata ada, lalu kita minta untuk diurus segala administrasi dan dibelikan tiket untuk kembali ke Indonesia, yang biayanya kita tanggung dan kita transfer sepenuhnya,” katanya.
Selanjutnya pada Senin (10/8), korban diterbangkan ke Jakarta dengan air Asia QZ-475 dan tiba pukul 19.10 WIB.
“Lalu, singgah di kantor Perwakilan Aceh di Jakarta sembari menunggu keberangkatan ke Aceh hari ini menggunakan bus, seluruh biaya kita tanggung,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, dirinya mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima tawaran pekerjaan ke keluar negeri, terutama melalui jalur yang tidak resmi.
“Saya ingin mengingatkan masyarakat Aceh agar berhati-hati bila ada WA, Facebook yang menjanjikan pekerjaan agar tidak menjadi korban seperti saudara Sukardi,” ungkapnya.
Redaksi













