Car Free Day Kota Langsa, Dari UMKM, Aksi Sosial dan Gerakan Pangan Murah
RAJANEWS.Xyz l Kota Langsa – Suasana Car Free Day (CFD) Pemerintah Kota Langsa di kawasan Lapangan Merdeka, Minggu (8/11/2026), kembali diramaikan masyarakat. Tak sekadar menjadi ruang berolahraga dan rekreasi, CFD kali ini juga menghadirkan beragam kegiatan sosial, promosi UMKM lokal hingga Gerakan Pangan Murah yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Sejak pagi, masyarakat tampak antusias memanfaatkan akhir pekan dengan berbagai aktivitas, mulai dari jalan santai, senam sehat, berolahraga hingga bermain bersama keluarga. Suasana semakin hidup dengan kehadiran pelaku UMKM lokal yang menyajikan aneka kuliner makanan dan minuman serta beragam produk menarik bagi para pengunjung.
Tak hanya itu, CFD kali ini juga diisi dengan kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian dan aksi kemanusiaan untuk membantu sesama.
Menambah manfaat bagi masyarakat, Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan (PPKP) Kota Langsa turut menghadirkan Gerakan Pangan Murah (GPM). Berbagai kebutuhan pokok ditawarkan dengan harga di bawah pasaran sebagai upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menekan laju inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.
Adapun komoditas yang tersedia di antaranya cabai rawit Rp.60 ribu, tomat Rp16 ribu, cabai hijau Rp.37 ribu, cabai merah Rp65 ribu, bawang merah Rp32 ribu, bawang putih Rp28 ribu, ayam Rp22 ribu per kilogram, telur Rp45 ribu per papan, serta beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp60 ribu.
Plt. Kepala Dinas PPKP Kota Langsa, Sopian, mengatakan kegiatan Gerakan Pangan Murah dan Pasar Tani dimulai pukul 08.00 WIB dan dilaksanakan selama dua hari.
“Hari ini GPM kita gelar mulai pukul 08.00 WIB di Tribun Lapangan Merdeka. Selanjutnya pada jam yang sama Selasa, 10 November 2026, kegiatan serupa sekaligus kegiatan Pasar Tani juga akan dilaksanakan di Lapangan Belakang,” ujar Sopian.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjadi salah satu langkah pengendalian inflasi di Kota Langsa.
Beragam kegiatan yang dihadirkan dalam CFD ini menunjukkan bahwa ruang publik dapat dimanfaatkan lebih luas, tidak hanya sebagai tempat berolahraga dan rekreasi, tetapi juga sebagai sarana pelayanan masyarakat, penguatan ekonomi UMKM serta aksi kemanusiaan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Langsa berharap CFD semakin menjadi ruang kebersamaan yang hidup, produktif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Redaksi













