TMMD Ke – 128 Kodim 0104 Atim Hadirkan Asa Baru Lewat Sektor Pertanian Desa
RAJANEWS.Xyz | Aceh Timur – Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0104/Aceh Timur terus melanjutkan kegiatan pemberdayaan masyarakat di sektor pertanian sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan warga Desa Alue Canang, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, Pada Rabu (29/04/2025).
Personel Satgas TMMD bersama Babinsa setempat Sertu Amin dan masyarakat binaan melaksanakan pembersihan areal pertanian seluas 1 hektare yang menjadi salah satu sasaran program ketahanan pangan TMMD.

Kegiatan yang dilakukan meliputi penyemprotan pestisida pada tanaman cabai, pembersihan pohon pisang dengan pemotongan pelepah tua, penggemburan tanah di sekitar tanaman, serta pembersihan gulma agar pertumbuhan tanaman semakin optimal.
Babinsa Desa Alue Canang, Sertu Amin, mengatakan bahwa perawatan lahan secara rutin sangat penting agar tanaman yang telah ditanam dapat tumbuh subur dan menghasilkan panen yang maksimal.

“Hari ini kami bersama masyarakat melaksanakan perawatan tanaman cabai dan pisang, sekaligus membersihkan gulma di sekitar lahan. Ini bentuk pendampingan kami agar lahan yang sudah dibuka benar-benar produktif dan memberi manfaat bagi warga,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan semangat kebersamaan yang kuat antara TNI dan warga dalam membangun desa melalui sektor pertanian.
Sementara itu, Komandan SSK TMMD Reguler ke-128 Kodim 0104/Aceh Timur, Kapten Cpm Asep, menyampaikan bahwa program TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, namun juga mendorong masyarakat untuk mandiri secara ekonomi melalui pengelolaan lahan pertanian.

“Kami ingin memastikan lahan yang telah dibuka dapat terus dirawat dan dimanfaatkan masyarakat. Dengan kebersamaan seperti ini, kami optimis sektor pertanian di Desa Alue Canang akan berkembang dan meningkatkan kesejahteraan warga,” jelasnya.
Program TMMD Reguler ke-128 di Desa Alue Canang diharapkan mampu menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus mengelola potensi desa, sehingga lahan yang sebelumnya terbengkalai kini berubah menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan.
Redaksi














